Makalah Studi Kelayakan Bisnis Usaha Kuliner
Tugas Kuliah Studi kelayakan Bisnis. Makalah SKB
BAB I
1.1. LATAR BELAKANG
Saat ini wisata kuliner di Indonesia dipenuhi dengan berbagai macam variasi makanan, mulai dari camilan, kue, hingga masakan khas nusantara. Berbagai pengusaha kuliner memutar otak untuk menyajikan makanan yang berbeda dan memiliki inovasi, hal tersebut dilakukan untuk menarik perhatian konsumen terhadap jenis makanan yang diproduksi. Tidak jarang sekarang ini kita temukan berbagai jenis makanan yang unik dan baru, sehingga kita tertarik untuk mencobanya, beberapa contoh adalah “Burger Buto”, “Brownies Tempe”, “Bakso Keju”, “Martabak Pisang”, dsb. Mereka memberikan cita rasa baru terhadap jenis makanan yang mereka produksi, sehingga para konsumen pun penasaran dan menjadikan variasi makanan-makanan tersebut sebagai suatu bentuk penyegaran dari jenis-jenis makanan yang sudah biasa mereka konsumsi.
Untuk menciptakan makanan yang unik dan memiliki inovasi, kita tidak harus menggunakan bahan makanan yang sulit atau jarang dijumpai, dari bahan-bahan makanan disekitar kita pun dapat dimanfaatkan menjadi suatu jenis makanan yang unik, apalagi jika bahan makanan tersebut memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, jadi tidak hanya menarik dari segi cita rasa namum juga menyehatkan.
Bahan sederhana yang dapat kita manfaatkan untuk membuat suatu jenis makanan adalah kentang. Kentang merupakan lima kelompok besar makanan pokok dunia selain gandum, jagung, beras, dan terigu. Dibandingkan beras, kandungan karbohidrat, protein, lemak dan energi kentang lebih rendah, namun jika dibandingkan dengan umbi-umbian lain seperti singkong, ubi jalar, dan talas, komposisi kandungan gizi kentang masih relative lebih baik. Kentang merupakan satu-satunya jenis umbi yang kaya akan vitamin C. Kadarnya mencapai 30 miligram per 100 gram, sedangkan umbi-umbian lainnya sangan miskin akan vitamin C. Kebutuhan vitamin C sehari adalah 60 miligram, dengan mengonsumsi sebuah umbi kentang ukuran sedang, sepertiga kebutuhan vitamin C telah tercapai. Demikian halnya dengan kebutuhan akan vitamin B dan zat besi. Selain itu kentang juga merupakan sumber kalsium, fosfor, dan kalium, yang berguna untuk mencegah hipertensi.
Kita dapat memanfaatkan kentang yang kaya akan manfaat tersebut dengan mengolahnya menjadi Bakpao Kentang, sejauh ini yang sering kita temui adalah bakpao dari tepung terigu biasa dan bakpao dari telo. Namun terdapat hal yang menjadikan Bakpao Kentang ini menjadi lebih unik, yaitu isi selai apel.
Apel merupakan buah yang kaya akan antioksidan yang berkhasiat untuk mencegah kanker, selain itu apel juga mengandung serat yang dipercaya dapat melawan kolestrol jahat dan meningkatkan kolestrol baik. Jadi inovasi Bakpao Kentang Isi Apel ini memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan, disamping rasanya yang lezat, sebab selai apel dapat memberikan rasa manis yang segar dari bakpao kentang yang gurih tersebut
1.2. Gambaran Umum Potensi Usaha
Usaha pembuatan bakpao kentang isi selai apel ini merupakan suatu inovasi yang dapat dijadikan sebagai peluang usaha baru, sebab bahan baku dari bakpao kentang isi selai apel tersebut mudah ditemui di berbagai daerah karena kentang sendiri merupakan salah satu makanan pokok bagi masyarakat di Indonesia, dan apel yang juga merupakan buah yang cukup mudah dijumpai di seluruh daerah di Indonesia. Harga dari kentang dan juga apel pun mudah dijangkau oleh semua kalangan, sehingga memungkinkan bagi mereka yang ingin memulai usaha produksi bakpao kentang isi selai apel ini. Seperti yang telah diuraikan pada sub bab sebelumnya bahwa kedua bahan baku utama yaitu kentang dan apel mengandung banyak vitamin dan gizi. Berikut komposisi beberapa kandungan gizi dari umbi kentang dalam 100 gram adalah sebagai berikut:
Tabel 1.1 Kandungan Gizi Untuk 100g Kentang
Kandungan
Jumlah
Protein
2,00 gr
Lemak
0,30 gr
Karbohidrat
19,10 gr
Kalsium
11,00 mg
Fosfor
56,00 mg
Serat
0,30 gr
Zat Besi
0,30 mg
Vitamin B1
0,09 mg
Vitamin B2
0,03 mg
Vitamin C
16,00 mg
Niacin
1,49 mg
Sumber: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan Tahun 2010
Sedangkan komposisi beberapa kandungan gizi dari Apel dalam 100gram tertera pada table 2.1 pada lembar berikutnya.
Dari data-data tersebut, dapat diketahui bahwa kombinasi dari kentang dan apel memberikan gizi yang baik serta manfaat yang menyehatkan tubuh. Sehingga cocok untuk dijadikan makanan pelengkap atau makanan sehari-hari yang juga dapat memanjakan lidah para konsumen.
Tabel 1.2 Kandungan Gizi Untuk 100gram Apel
Kandungan
Jumlah
Energi
52 kkal
Karbohidrat
13,81 gr
Gula
10,39 gr
Serat
2,40 gr
Lemak
0,17 gr
Protein
0,26 gr
Air
85,56 gr
Vitamin A
3,00 mg
Vitamin B1
0,017 mg
Vitamin B2
0,026 mg
Vitamin B3
0,091 mg
Vitamin B5
0,061 mg
Vitamin B6
0,041 mg
Vitamin B9
3,00 mg
Vitamin C
4,60 mg
Kalsium
6,00 mg
Zat Besi
0,12 mg
Magnesium
5,00 mg
Fosfor
11,00 mg
Kalium
107,00 mg
Seng
0,04 mg
Sumber: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan Tahun 2010
BAB II
ASPEK PASAR DAN PEMASARAN
2.1 PELUANG PASAR
Pada masa sekarang ini, tingkat persaingan semakin ketat begitu juga dalam bidang kuliner. Para pelaku usaha yang menginginkan usahanya dapat bertahan dan berkembang maka harus pandai memutar otak untuk memasarkannya. Maka dari itu, peran pemasaran dalam suatu usaha begitu penting, sebab pemasaran akan menentukan kelanjutan usaha suatu perusahaan. Salah satu kegiatan yang tidak boleh ditinggalkan dalam pemasaran adalah melakukan segmentasi pasar, targeting, dan positioning yang akan diuraikan di bawah ini:
1. Segmentasi
Segemtasi pasar berarti membagai pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin memerlukan produk atau marketing mix yang berbeda pula. Segmentasi pasar dari PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah masyarakat kota Samarinda dan sekitarnya
2. Targeting
Targeting adalah melakukan evaluasi keaktifan setiap segmen, kemudian memilih satu atau lebih segmen pasar untuk dilayani. Pasar sasaran atau target dari PT. Gurih Rasa Sejahtera mencakup segala usia, baik Lansia, Dewasa, Remaja, atau Anak-anak yang menggemari makanan sehat dan inovatif.
3. Positioning
Penentuan posisi pasar dilakukan setelah menentukan segmen mana yang akan dimasuki, maka harus pula menentukan posisi mana yang ingin ditempati dalam segmen tersebut. Posisi pasar dari PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah menciptakan image di benak konsumen sebagai perusahaan yang memproduksi inovasi makanan yang menyehatkan dan juga lezat. Makanan yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin konsumen segala usia dengan harga yang kompetitif.
2.2 PERMINTAAN
Permintaan adalah keinginan yang didukung oleh daya beli dan akses untuk membeli. Artinya permintaan akan terjadi apabila didukung oleh kemampuan yang dimiliki seorang konsumen untuk membeli. Akses untuk memperoleh produk yang kami tawarkan juga sangat menentukan besarnya permintaan, oleh karena itu masalah lokasi yang mudah dijangkau sangat kami perhatikan untuk menjaga besarnya permintaan.
2.2.1 Perkembangan Permintaan Sekarang
Apabila dicermati, permintaan terhadap makanan yang sehat namun juga cocok dengan selera masyarakat semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya makanan sehat sebagai penunjang kebutuhan gizi dan vitamin bagi tubuh. Dalam hal kuliner, umumnya konsumen selalu ingin mencoba hal yang baru, makanan yang sehat saja tidak cukup untuk membuat konsumen kembali membeli produk kami, yang harus diperhatikan ialah rasa yang enak dan sesuai dengan selera mayarakat kota Samarinda. PT. Gurih Rasa Sejahtera selalu berusaha menjaga kualitas produk Bakpao Kentang agar masyarakat yang sudah menjadi pelanggan kami tetap menyukai cita rasa produk kami dan menjadi pelanggan yang loyal.
Bakpao Kentang Isi Apel yang kami produksi banyak digemari oleh masyarakat kota Samarinda, selain sebagai camilan di sela-sela makanan berat, produk kami juga banyak dibeli konsumen sebagai oleh-oleh. Hal tersebut membawa keuntungan tersendiri bagi usaha kami, sebab dengan begitu tidak hanya masyarakat kota Samarinda saja yang mengenal produk kami, tapi produk kami juga akan dikenal oleh masyarakat luar kota Samarinda. Dengan begitu permintaan terhadap produk kami juga dapat meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah masyarakat yang mengenal dan menggemari produk kami.
2.2.2 Prospek Permintaan di Masa Mendatang
Banyak pelaku usaha memperdiksi bahwa bidang kuliner akan digemari masyarakat dalam jangka waktu yang cukup panjang, selama masih tercipta inovasi-inovasi dalam kuliner maka hal yang disebut dengan wisata kuliner masih terus diburu oleh konsumen. Oleh karena itu kami optimis bahwa dengan menciptakan inovasi produk secara terus-menerus, maka permintaan terhadap Bakpao Kentang tidak akan surut. Bahkan inovasi yang tepat dan disukai oleh masyarakat mampu mempertahankan dan menarik banyak pelanggan yang loyal. Selai trend mengenai wisata kuliner, semakin lama masyarakat akan semakin memperhatikan gaya hidup sehat. Hal tersebut akan membuka peluang kami semakin lebar lagi, sebab seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang sadar akan gaya hidup sehat, maka semakin banyak masyarakat yang mengonsumsi makanan sehat.
Namun hal yang harus diperhatikan ialah munculnya para pesaing di bidang kuliner dengan jenis produk yang sama. Saat ini bisa dikatakan saingan utama kami ialah Bakpao Telo, namun dalam masa mendatang bukan suatu hal yang tidak mungkin akan bermunculan banyak pesaing. Dalam menghadapi para pesaing di masa mendatang, maka mulai dari sekarang kami terus melakukan riset terhadap inovasi produk yang disukai konsumen, hal tersebut kami lakukan semata-mata untuk menjaga tingkat permintaan agar nantinya tidak menurun.
2.3 PENAWARAN
Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang ditawarkan produsen pada berbagai tingkat harga pada suatu waktu waktu tertentu. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran dari produk kami, antara lain harga barang tersebut yaitu Bakpao Kentang Isi Apel, harga barang lain yang memiliki hubungan (barang pengganti atau barang pelengkap dari produk kami), teknologi, harga input (biaya produksi), tujuan perusahaan, dan fakto khusus (misalnya kemudahan akses).
2.3.1 Perkembangan Penawaran Sekarang
Perkembangan penawaran unit usaha kami saat ini bisa dikatakan normal dengan targetn margin laba yang efektif. Hal tersebut disebabkan karena harga jual dari produk kami yang termasuk kategori cukup terjangkau, sehingga dengan bidikan segmen pasar yang sudah ada, kami optimis laba margin dapat tercapai dengan jumlah penawaran yang kami produksi. Selain hal tersebut, harga dari bahan baku yaitu Kentang dan Apel juga saat ini masih terbilang normal, sehingga jumlah penawaran dari produk kami dapat tetap stabil. Untuk membuat usaha Bakpao Kentang kami menjadi lebih baik, maka secara berkala kami akan meningkatkan jumlah penawaran, tentu saja hal ini tidak dapat dilakukan secara instan sebab kami juga harus memperhatikan kondisi pasar terlebih dahulu.
2.3.2 Prospek Penawaran di Masa Mendatang
Mengingat besarnya peluang bagi kami untuk mengembangkan unit usaha kami di bidang kuliner, maka yang akan kami lakukan pada masa mendatang ialah menawarkan produk yang lebih bervariasi. Dengan adanya variasi produk maka kami dapat meningkatkan jumlah penawaran yang pada gilirannya dapat meningkatkan besarnya margin laba yang akan kami peroleh. Varian produk yang nantinya akan kami hasilkan tidak hanya terbatas dari rasa namun juga dari segi manfaat. Cara penawaran tersebut juga akan semakin variatif dan lebih kompetitif karena akan ditunjang dengan perangkat teknologi informasi yang memberikan kemudahan bagi bagi penjual maupun pembeli dalam melakukan transaksi atau sebatas bertukar informasi agar produk kami semakin dikenal oleh masyarakat luas.
Prediksi kami pada masa mendatang, akan semakin banyak orang-orang yang bersosialisasi di dunia maya dan jejaring social juga akan semakin berkembang, atas dasar tersebut kami akan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan penawaran. Selain dari segi teknologi, kami juga memiliki prospek untuk memperluas jaringan usaha kami. Sehingga tidak hanya terbatas di kota Samarinda, tapi juga di berbagai kota lain yang membawa potensi bagi usaha kami untuk berkembang
3.1 STRATEGI BAURAN PEMASARAN
Karena luasnya kegiatan pemasaran, maka dalam melaksanakan kegiatan pemasaran produk, kami akan menekankan pada strategi bauran pemasaran (marketing mix) melalui, strategi produk, strategi harga, strategi lokasi, serta strategi promosi.
3.1.1 Strategi Produk
Produk utama yang kami tawarkan di pasaran ialah Bakpao Kentang Isi Apel, mengapa isi apel menjadi produk utama kami, sebab selama ini belum ada bakpao dengan isi apel . Oleh sebab itu kami mengutamakan bakpao dengan isi apel tersebut, karena kami memandang produk tersebut sebagai produk yang berbeda dengan yang telah ada di pasar. Namun kami juga menawarkan varian isi bakpao seperti isi Strawberry, Kiwi, Blueberry, Coklat, Vanilla, Kacang, dan Daging Cincang.
Merek dari produk kami ialah Bakpao Kentang “Gurih Rasa”, mengapa kami memilih kata Gurih Rasa sebagai merek, karena kata tersebut mudah diingat dan memiliki kesan menarik. Merek yang mudah diingat sangat penting dalam hal pemasaran, sebab dengan begitu akan menimbulkan brand awareness di benak masyarakat. Selain merek yang mudah diingat, kami juga menciptakan kemasan yang menarik, karena pada umumnya konsumen membeli produk untuk dibawa pulang, maka kami menciptakan tas kemasan yang dapat dipakai lagi. Ketika konsumen menggunakan tas tersebut, akan terjadi proses pemasaran secara tidak langsung. Oleh karena itu kami menciptakan tas kemasan yang menarik dari segi desain dan warna.
Dalam strategi produk, kami juga menyertakan label dari BPOM RI dan label halal dari MUI. Hal tersebut penting kami lakukan sebab dapat menumbuhkan rasa percaya dari konsumen. Dengan adanya label dari BPOM RI maka konsumen akan percaya bahwa produk kami telah teruji aman dan memenuhi standar kualitas pangan, yang pada gilirannya konsumen tidak akan ragu-ragu lagi untuk mengonsumsi Bakpao Kentang. Sedangkan label halal dari MUI dapat menumbuhkan rasa percaya khususnya bagi kosumen yang beragama muslim. Label halal tersebut menunjukkan bahwa segala bahan makanan yang digunakan untuk membuat Bakpao Kentang adalah bahan makanan yang halal.
3.1.2 Strategi Harga
Harga adalah salah satu aspek yang paling penting dalam marketing mix. Penentuan harga menjadi sangat penting untuk diperhatikan, mengingat harga merupakan salah satu penyebab laku tidaknya produk yang ditawarkan. Kami sangat berhati-hati dalam menentukan harga, agar harga tersebut tetap dapat dijangkau dan juga agar margin laba yang kami targetkan tetap tercapai.
Harga untuk satu buah Bakpao dengan varian rasa buah-buahan seperti Apel, Strawberry, Kiwi, dan Blueberry ialah Rp. 4.000. Harga untuk satu buah bakpao dengan varian rasa lain seperti Coklat, Vanilla, Kacang, dan Daging Cincang iala Rp. 4.500. Sedangkan untuk pembelian satu box bakpao berisi 6 buah dengan varian rasa buah-buahan harganya ialah Rp. 22.000, untuk varian rasa lain harganya Rp. 25.000. Kami memberikan harga yang berbeda pula untuk pembelian satu box bakpao berisi 12 buah, varian rasa buah-buahan kami bandrol dengan harga Rp. 40.000, sedangkan varian rasa lain kami bandrol dengan harga Rp. 45.000.
Harga yang kami tetapkan di atas sudah termasuk diskon, sebab semakin banyak jumlah yang dibeli oleh konsumen maka harga per satu buah bakpao menjadi semakin murah. Hal tersebut bermanfaat untuk menarik keinginan konsumen membeli lebih banyak bakpao. Selain itu, pada hari-hari tertenu kami jugan memberikan persentase diskon tertentu. Misalnya saat HUT perusahaan, kami memberi diskon 20% untuk pembelian satu box bakpao yang berisi 6 dan 12 buah.
3.1.3 Strategi Lokasi dan Distribusi
Penentuan lokasi merukan hal yang tidak kalah penting dalam kegiatan pemasaran. Lokasi di Jalan Mayjen Wiyono kami pandang sebagai lokasi yang strategis. Kedai kami dekat dengan Perumahan Alaya dimana tempat tersebut banyak dikunjungi. Selain itu kedai kami juga dekat dengan Pom Bensin, setiap orang yang mengunjungi Pom Bensin akan berhenti sejenak untuk mengisi BBM, secara tidak langsung terdapat kesempatan dimana orang-orang tersebut melihat keberadaan kedai kami. Tidak jauh dari seberang kedai terdapat restaurant yang ramai oleh pengunjung, hal tersebut juga merupakan keuntungan tersendiri bagi kami.
Di daerah sekitar kedai terdapat beberapa kios buah juga ramai pembeli. Selain itu kedai kami juga dekat dengan kawasan perumahan penduduk, seperti kawasan perumahan Polehan dan Sawojajar. Semakin banyak jumlah kawasan penduduk di dekat kedai, maka akan semakin banyak jumlah masyarakat yang melewati kedai kami. Kawasan yang strategis juga harus ditunjang dengan kemudahan akses menuju kawasan kedai kami. Akses menuju kedai kami dapat dikatakan mudah dan dekan dengan pusat kota, adapun transportasi umum yang melewati kedai kami ialah MM, CKL, dan TST.
Apabila kawasan lokasi kedai kami sudah strategis, maka yang terpenting ialah lay out atau desain dari kedai agar mampu menarik perhatian kosumen. Suasana ruangan kedai cukup luas dan lega, selain itu kami memberikan warna yang nyaman dan pencahayaan yang cukup terang. Tata letak kursi dan meja serta fasilitas lainnya kami tata sedimikian rupa agar dapat membuat kosumen yang datang merasa nyaman dan betah. Meskipun kami tidak ingin membuat kosumen menunggu dalam mendapatkan bakpao pesanannya, namun kami juga menyiapkan ruang tunggu yang nyaman bagi para kosumen. Hal yang tidak kalah penting dalam lay out ialah ventilasi, sebab ventilasi yang baik akan membuat sirkulasi udara juga baik sehingga udara di dalam kedai pun segar. Kami sangat memperhatikan desain secara detail dalam kedai, untuk itu kami juga memberikan hiasan di dalam kedai. Hiasan tersebut berupa lukisan, tanaman, dll.
3.1.4 Strategi Promosi
Tujuan dari promosi ialah menginformasikan segala jenis produk yang ditawarkan dan berusaha menarik calon konsumen yang baru. Terdapat empat macam sarana promosi yang kami gunakan dalam mempromosikan Bakpao Kentang, empat sarana promosi tersebut ialah, periklanan, promosi penjualan, publisitas, dan penjualan pribadi.
Dalam periklanan kami memanfaatkan pemasangan spanduk di lokasi-lokasi strategis serta penyebaran brosur di gerai-gerai yang telah melakukan kerja sama dengan kami. Kami juga memasang iklan di beberapa media cetak seperti Koran Kaltim Post dan Samarinda Post . Kami juga menginformasikan produk kami melalui radio lokal di kota Samarinda. Selain itu kami juga melakukan promosi melalui dunia maya terutama di jejaring social yang sedang booming jaman sekarang ini. Kami melakukan promosi melalui Facebook, Twitter, Blogspot, dan juga Website pribadi perusahaan kami.
Promosi penjualan kami lakukan dengan pemberian harga khusus atau diskon seperti yang telah kami jelaskan pada bagian sebelumnya. Kami memberikan diskon dengan persentase tertentu pada waktu-waktu terentu, misalnya saat HUT perusahaan, diskon Hari Kartini, diskon Hari Lebaran, diskon Natal, dll. Melalui kemasan yang menarik juga dapat dijadikan promosi penjualan seperti yang telah kami lakukan.
Promosi yang ketiga ialah publisitas, kami melakukan hal tersebut dengan menjadi sponsor pada suatu acara tertentu. Misalnya acara hiburan, perlombaan, atau acara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Samarinda. Sedangkan untuk kegiatan penjualan pribadi dilakukan oleh salesman dan salesgirl dari perusahaan kami.
BAB III
ASPEK TEKNIS PRODUKSI
4.1 RENCANA PRODUKSI
Aspek teknis atau operasi juga dikenal sebagai aspek produksi. Penentuan kelayakan teknis atau operasi perusahaan menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan teknis/operasi. Hal-hal yang kami perhatikan dalam aspek ini ialah masalah lokasi, sarana dan prasarana yang digunakan, tenaga ahli dan tenaga biasa yang dipekerjakan, bahan baku utama produk, serta bangunan dan tata letak bangunan.
a. Lokasi dan Tata Letak
Lokasi yang kami pilih untuk menjalankan usaha Kedai Bakpo Kentang “Gurih Rasa” terletak di Jalan Mayjend D.I. Panjaitan Perum Indovice Rt. 68 , Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda . Lokasi ini dapat dibilang dekat dengan pasar sebab terletak di kawasan perumahan penduduk dan unit usaha lain. Karena dekat dengan kawasan perumahan penduduk, maka kami juga dekat dengan tenaga kerja. Selain itu transportasi di kawasan ini juga terbilang memadai.
Berkaitan dengan bangunan dan tata letak bangunan, Kedai Bakpao Kentang “Gurih Rasa” didirikan di atas tanah seluah 1500 m2 dimana luas tanah untuk bangunan kedai 250 m2, dapur pembuatan bakpao 500 m2 dan 750 m2 untuk tempat parkir. Kami menggunakan konsep open kitchen dimana pelanggan dapat melihat proses pembuatan bakpao, oleh karena itu kami menggabungkan dapur dengan kedai di lantai 1. Untuk luas bangunan kantor atau perusahaan adalah 600 m2 di lantai 2. Tata letak bangunan antara lain bangunan utama sebagai kedai, ruang tunggu, dapur, toilet, dan tempat parkir.
b. Teknologi Produksi
Sarana yang kami gunakan dalam kegiatan usaha ini ialah Mesin Pengadukan Adonan, Mesin Pencetakan Adonan, Mesin Pengukusan, Mesin Pemotong Buah, Blender, Kompor Gas, Etalase Penghangat, Lemari Es, Meja Saji, Mesin Kasir, Meja Makan, Kursi, AC, Sofa Tunggu, Lahan Parkir, Toilet, Kendaraan, dll. Sedangkan untuk prasarana, kami menggunakan gedung seluas 1500m2 untuk kantor, dapur pembuatan bakpao, dan kedai bakpao.
c. Tenaga Ahli dan Tenaga Biasa
Tenaga ahli yang kami pekerjakan untuk menunjang kelancaran usaha kami adalah tenaga ahli Pemasaran, Keuangan, SDM dan Produksi serta seorang ahli boga yang termasuk dalam Staf Produksi. Sedangkan untuk tenaga biasa yang kami gunakan adalah Supervisor Pelayanan, Karyawan Staf, Pramusaji, Kasir, Cleaning Service, Driver dan Tenaga Serabutan.
d. Bahan Baku Utama
Bahan baku utama yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan usaha ini antara lain: Kentang, Tepung Kentang, Tepung Terigu, Susu Cair, Mentega Putih, Ragi Instan, Apel, Strawberry, Kiwi, Blueberry, Milk Chocolate, White Chocolate, Kacang Tanah, dan Daging Cincang. Tentunya dalam memilih bahan baku tersebut, kami memiliki standar kualitas tersendiri untuk menghasilkan bakpao kentang yang layak untuk dipasarkan dan dijual.
4.2 RENCANA PENGOPERASIAN
Rencana pengoperasian usaha bakpao kentang kami meliputi tiga hal, yaitu proses operasi usaha, kebutuhan bahan operasi, dan kegiatan perawatan mesin. Ketiga hal tersebut akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.
a. Proses Operasi Usaha
Proses operasi perusahaan meliputi rencana produksi, penjualan, rencana persediaan produk, penjadwalan tenaga kerja dan penggajian, pengawasan kualitas, dan pengawasan biaya penjualan dan pemesanan.
b. Kebutuhan Bahan Operasi
Kebutuhan bahan operasi Kedai Bakpao Kentang “Gurih Rasa” dikelola oleh masing masing departemen dan nantinya dikoordinasikan dengan pimpinan mengenai kebutuhan bahan operasi yang meliputi pendanaan, jumlah produk dan kegiatan pemasaran.
c. Kegiatan Perawatan Mesin
Kegiatan perawatan mesin kami menggunakan tenaga ahli mesin yang kami pekerjakan pada waktu tertentu, bukan merupakan pegawai tetap. Jenis perawatan yang kami laksanakan sesuai dengan mesin-mesin yang kami gunakan. Misalnya perawatan Mesin Pengadukan Adonan, Mesin Pencetakan Adonan, Mesin Pengukusan, Mesin Pemotong Buah, Blender, Kompor Gas, Etalase Penghangat, Lemari Es, Mesin Kasir, AC, dan Kendaraan. Kegiatan perawatan mesin ini perlu kami lakukan untuk menjaga produktivitas masing-masing mesin sampai dengan umur ekonomisnya. Apabila mesin dirawat dengan baik maka dapat menekan biaya beban akumulasi depresiasi mesin dan peralatan.
BAB IV
ASPEK MANAJERIAL DAN SDM
5.1 Struktur Organisasi
Manajer Pemasaran : Harjun Agung Tondok
Manajer Keuangan : Olla Ramlan
Manajer SDM : Afgan Syahreza
Manajer Produksi : Sugiono
Gambar bagan di atas menunjukkan bahwa hubungan antara pimpinan, manajer, dan karyawan bersifat langsung melalui suatu garis wewenang. Pimpinan dapat memberikan perintah langsung kepada para manajer. Kemudian para manajer dapat memberikan perintah langsung kepada masing-masing karyawan. Sedangkan hubungan antara masing-masing manajer dapat saling bekerja sama, begitu juga dengan hubungan antara masing-masing karyawan. Pucuk pimpinan bertanggung jawab atas segala bidang yang ada dalam perusahaan, dan setiap manajer bertanggung jawab atas bidangnya masing-masing tanpa mengabaikan bidang yang lain.
5.2 Bentuk Organisasi
Manajemen merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan, PT. Gurih Rasa Sejahtera sendiri memiliki tujuan yaitu memenuhi kebutuhan konsumen terhadap makanan sehat dan inovatif yang dapat bersaing secara unggul di bidang kuliner. Tujuan kami dapat terlaksana dan tercapai karena adanya wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan tersebut yang kami sebut dengan organisasi. Organisasi merupakan suatu proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Organisasi dalam perusahaan kami merupakan organisasi formal, dimana segala kegiatan yang dilakukan terkoordinasi dan strukturnya tersusun secara tegas. Struktur organisasi kami menggambarkan tugas, wewenang, dan tanggung jawab masing-masing bagian. Bentuk dari struktur organisasi kami adalah organisasi lini. Berikut merupakan gambar dari struktur organisasi lini perusahaan kami.
5.3 Model Manajemen
Dalam menjalankan kegiatan usaha PT. Gurih Rasa Sejahtera, kami memperkerjakan kurang lebih 23 tenaga kerja dengan rincian dan spesifikasi sebagai berikut:
a. 1 orang Pimpinan
Bertanggung jawab atas segala kegiatan usaha demi tercapainya tujuan perusahaan. Memiliki wewenang puncak dan memiliki kewajiban menjadi decision maker atau pengambil keputusan. Pimpinan pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah pemilik perusahaan yang bersangkutan.
b. 1 orang Manajer Pemasaran
Bertanggung jawab atas segala kegiatan pemasaran agar supaya produk dari unit usaha ini dapat dikenal oleh masyarakat luas dan mendorong mereka untuk mengonsumsi produk kami. Seorang Manajer Pemasaran pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan S1 Sarjana Ekonomi dengan minimal pengalaman 1 tahun dalam bidang yang sama.
c. 1 orang Manajer Keuangan
Bertanggung jawab atas segala kegiatan yang berkaitan dengan keuangan perusahaan, membuat laporan keuangan setiap 6 bulan sekali, dan menganalisis hasil laporan yang ada agar supaya kondisi keuangan perusahaan tetap stabil dan baik. Seorang Manajer Keuangan pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan S1 Sarjana Ekonomi dengan minimal pengalaman 1 tahun di bidang yang sama.
d. 1 orang Manajer SDM
Bertanggung jawab atas segala kegiatan ketenagakerjaan, mulai dari analisis jabatan, perekrutan, pemberian kompensasi, pengembangan karier, sampai dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Seorang Manajer SDM pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan S1 Sarjana Sosiologi dengan minimal pengalaman 1 tahun di bidang yang sama.
e. 1 orang Manajer Produksi
Bertanggung jawab atas segala kegiatan produksi perusahaan, mulai dari ketersediaan bahan baku, pengolahan bahan baku, sampai dengan mengatur persediaan secara efektif dan efisien. Seorang Manajer Produksi pada PT Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan S1 Sarjana Ekonomi dengan minimal pengalaman 1 tahun di bidang yang sama.
f. 1 orang Supervisor Pelayanan
Bertanggung jawab atas segala kegiatan pelayanan pada pelanggan. Supervisor ditugaskan untuk tetap stand by di Kedai Bakpao Kentang untuk mengawasi dan memimpin para Pramusaji yang bertugas. Seorang Supervisor Pelayanan pada PT. Gurih Rasa adalah lulusan SMA/sederajat dengan minimal pengalaman 1 tahun di bidang yang sama.
g. 2 orang Staf Pemasaran
Bertanggung jawab untuk membantu dan menerima perintah dari Manajer Pemasaran dalam melaksanan kegiatan pemasaran perusahaan. 2 orang Staf Pemasaran pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.
h. 1 orang Staf Keuangan
Bertanggung jawab untuk membantu dan menerima perintah dari Manajer Keuangan dalam melaksanan kegiatan yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. Seorang Staf Keuangan pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.
i. 1 orang Staf SDM
Bertanggung jawab untuk membantu dan menerima perintah dari Manajer SDM dalam melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dalam perusahaan. Seorang Staf SDM pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.
j. 5 orang Staf Produksi
Bertanggung jawab untuk membantu dan menerima perintah dari Manajer Produksi dalam melaksanakan kegiatan produksi perusahaan. 5 orang Staf Produksi pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan SMK jurusan Tata Boga atau telah menempuh pendidikan informal Tata Boga.
k. 2 orang Pramusaji
Bertanggung jawab untuk melayani setiap konsumen yang datang di Kedai Bakpao Kentang dan menerima perintah dari Supervisor Pelayanan. 2 orang Pramusaji pada PT. Gurih Rasa Sejahtera adalah lulusan SMA/sederajat.
BAB V
ASPEK KEUANGAN
6.1 Kebutuhan Dana Investasi
a. Biaya pra operasi
Biaya pra operasi mencapai Rp 1.019.300.000 yang digunakan untuk proses pembelian tanah dan mendirikan bangunan.
b. Modal kerja
Modal kerja digunakan untuk membiayai seluruh aktiva lancar yang mencapai Rp 550.000.000
c. Total kebutuhan dana Investasi sebesar Rp 1.569.300.000
6.2 Rencana Pembelanjaan Sumber Dana
Modal sendiri
Modal sendiri didapat dari gabungan modal ketiga pemilik Rp 1.569.300.000
6.3 Rencana Kebutuhan Dana
a. Aktiva Tetap
1) Tanah 1500 m2 Rp 250.000.000
2) Bangunan 750 m2 Rp 400.000.000
3) Mesin Pengaduk 4 unit Rp 60.000.000
4) Mesin Pencetak 8 unit Rp 64.000.000
5) Mesin Pengukus 8 unit Rp 72.000.000
6) Mesin Pemotong Buah 2 unit Rp 10.000.000
7) Blender 6 unit Rp 1.800.000
8) Kompor Gas 4 unit Rp 2.000.000
9) Etalase Penghangat 2 unit Rp 30.000.000
10) Meja Saji 2 unit Rp 20.000.000
11) Mesin Kasir Rp 2.500.000
12) Meja 20 unit Rp 4.000.000
13) Kursi 70 unit Rp 3.500.000
14) Sofa 1 set Rp 2.500.000
15) Peralatan Kantor Rp 10.000.000
16) Perlengkapan Kantor Rp 2.000.000
17) Komputer 5 set Rp 25.000.000
18) Mobil 1 unit Rp 60.000.000
Jumlah Aktiva Tetap Rp 1.019.300.000
Aktiva Lancar
1) Kas Rp 100.000.000
2) Bahan Baku Rp 300.000.000
3) Bahan Pelengkap Rp 150.000.000
Jumlah Aktiva Lancar Rp 550.000.000
Total Aktiva Rp 1.569.300.000
6.4 Proyeksi Keuangan
a. Proyeksi Penjualan
1) Penjualan per hari Rp 4.000.000
2) Penjualan per bulan Rp 120.000.000
3) Penjualan per tahun Rp1.440.000.000
b. Proyeksi biaya per tahun
1) Pengadaan Bakpao Rp 450.000.000
2) Gaji karyawan
a) 1 Pimpinan Rp 24.000.000
b) 4 Manajer Rp 81.600.000
c) 1 Supervisor Pelayanan Rp 14.400.000
d) 9 Staf Karyawan Rp 129.600.000
e) 2 Pramusaji + 1 Kasir Rp 30.600.000
f) 2 Driver Rp 16.800.000
g) 2 Cleaning Service Rp 15.600.000
h) 1 Tenaga Serabutan Rp 6.600.000
Jumlah gaji karyawan Rp 319.200.000
3) Biaya listrik Rp 12.000.000
4) Biaya Pemasaran Rp 139.000.000
5) Pajak Rp 245.000.000
6) Biaya Telp. Rp 4.000.000
7) Perlengkapan kebersihan Rp 1.000.000
8) Dep Bangunan Gedung Rp 10.000.000
9) Dep Mesin Pengaduk Rp 5.000.000
10) Dep Mesin Pencetak Rp 4.800.000
11) Dep Mesin Pengukus Rp 5.200.000
12) Dep Mesin Pemotong Buah Rp 800.000
13) Dep Etalase Penghangat Rp 2.400.000
14) Dep Meja Saji Rp 1.500.000
15) Dep Mesin Kasir Rp 250.000
16) Dep Meja Kursi Rp 750.000
17) Dep Sofa Rp 250.000
18) Dep Peralatan Kantor Rp 500.000
19) Dep Komputer Rp 2.000.000
20) Dep Mobil Rp 4.000.000
Jumlah Biaya Rp1.210.050.000
c. Proyeksi rugi / laba
Perhitungan laba /rugi yaitu dengan menghitung selisih dari hasil penjualan dengan pengeluaran biaya.
Laba/Rugi = Hasil Penjualan – Jumlah Biaya
= Rp 1.440.000.000 – Rp 1.210.050.000
= Rp 229.950.000
Dengan demikian laba yang diperoleh per tahun dalam penjualan Bakpao Kentang adalah sebesar Rp 229.950.000
d. Cash Flow
Tabel 6.1 Cash Flow Perusahaan
Th.
Hasil Penjualan
Total Biaya
Dep
EBT
Tax
10%
EAT
Dep
Recovery MK
Nilai Residu
Proceed
1
1.390
1.178
37,45
174,55
17,455
157,095
37,45
194,545
2
1.420
1.175
37,45
207,55
20,755
186,795
37,45
224,245
3
1.420
1.175
37,45
207,55
20,755
186,795
37,45
224,245
4
1.435
1.174
37,45
223,55
22,355
201,195
37,45
238,645
5
1.435
1.174
37,45
223,55
22,355
201,195
37,45
238,645
6
1.440
1.172
37,45
230,55
23,055
207,495
37,45
244,945
7
1.450
1.170
37,45
242,55
24,255
218,295
37,45
255,745
8
1.460
1.172
37,45
250,55
25,055
225,495
37,45
262,945
9
1.455
1.170
37,45
247,55
24,755
222,795
37,45
260,245
10
1.450
1.175
37,45
237,55
23,755
213,795
37,45
550
389
1.190,245
Keterangan: Dalam Jutaan Rupiah
Initial Cash Flow = Investasi + Modal Kerja
= Rp 1.019.300.000 + Rp 550.000.000
= Rp 1.569.300.000
e. Payback Period
PP1 = Rp 1.569.300.000 PP5 = Rp 687.620.000
Rp 194.545.000 Rp 238.645.000
Rp 1.374.755.000 Rp 448.975.000
PP2 = Rp 224.245.000 PP6 = Rp 244.945.000
Rp 1.150.510.000 Rp 204.030.000
PP3 = Rp 224.245.000 PP7 = Rp 255.745.000
Rp 926.265.000 Rp 51.715.000
PP4 = Rp 238.645.000
Rp 687.620.000 PP = 7 tahun 2 bulan
Diterima karena PP > Umur Ekonomis yaitu 7tahun 2bulan > 10 tahun.
f. Nett Present Value
Tabel 6.2 Nett Present Value 10%
Th
Proceed
DF (10%)
Present Value
1
Rp 194.545.000
0,909
Rp 176.841.405
2
Rp 224.245.000
0,826
Rp 185.226.370
3
Rp 224.245.000
0,751
Rp 168.407.995
4
Rp 238.645.000
0,683
Rp 162.994.535
5
Rp 238.645.000
0,621
Rp 148.198.545
6
Rp 244.945.000
0,564
Rp 138.148.980
7
Rp 255.745.000
0,513
Rp 131.197.185
8
Rp 262.945.000
0,467
Rp 122.795.315
9
Rp 260.245.000
0,424
Rp 110.343.880
10
Rp 1.190.245.000
0,386
Rp 459.434.570
Total Present Value
Rp 1.803.588.780
Total Investasi
Rp 1.569.300.000
Nett Present Value
Rp 234.288.780
Diterima karena Nett Present Value > 0 atau bernilai positif.
g. Profitability Index (Return On Investment)
PI = Total Present Value
Total Investasi
= Rp 1.803.588.780
Rp 1.569.300.000
= 1,15
Diterima karena PI atau ROI > 1.
h. Internal Rate of Return
Coba dengan Discount Factor 12%
Tabel 6.3 Nett Present Value 12%
Th
Proceed
PVIF 12%
Present Value
1
Rp 194.545.000
0,893
Rp 173.728.685
2
Rp 224.245.000
0,797
Rp 178.723.265
3
Rp 224.245.000
0,712
Rp 159.662.440
4
Rp 238.645.000
0,636
Rp 151.778.220
5
Rp 238.645.000
0,567
Rp 135.311.715
6
Rp 244.945.000
0,507
Rp 124.187.115
7
Rp 255.745.000
0,452
Rp 115.596.740
8
Rp 262.945.000
0,404
Rp 106.229.780
9
Rp 260.245.000
0,361
Rp 93.948.445
10
Rp 1.190.245.000
0,322
Rp 383.258.890
Total Present Value
Rp1.622.425.295
Total Investasi
Rp1.569.300.000
Nett Present Value
Rp 53.125.295
Coba dengan Discount Factor 13%
Tabel 6.4 Nett Present Value 13%
Th
Proceed
PVIF 13%
Present Value
1
Rp 194.545.000
0,885
Rp 172.172.325
2
Rp 224.245.000
0,783
Rp 175.583.835
3
Rp 224.245.000
0,693
Rp 155.401.785
4
Rp 238.645.000
0,613
Rp 146.289.385
5
Rp 238.645.000
0,543
Rp 129.584.235
6
Rp 244.945.000
0,480
Rp 117.573.600
7
Rp 255.745.000
0,425
Rp 108.691.625
8
Rp 262.945.000
0,376
Rp 98.867.320
9
Rp 260.245.000
0,333
Rp 86.661.585
10
Rp 1.190.245.000
0,295
Rp 351.122.275
Total Present Value
Rp1.541.947.970
Total Investasi
Rp1.569.300.000
Nett Present Value
-Rp 27.352.030
Selisih (Interlpolasi) :
Selisih Disount Factor Selisih Present Value Selisih dgn Capital
12% Rp 1.622.425.295 Rp 1.622.425.295
13% Rp 1.541.947.970 Rp 1.569.300.000
1% Rp 80.477.325 Rp 53.125.295
IRR = 12% + 1% Rp 53.125.295
Rp 80.477.325
= 12% + 0,661%
= 12,661%
Diterima karena IRR > Expected Return, yaitu 12,661% > 10%
BAB VI
KESIMPULAN
A. KESIMPULAN
Ditinjau dari aspek pemasaran, segmentasi pasar yang dituju produk dapat dikonsumsi seluruh kalangan masyarakat, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa. Wilayah yang dituju untuk industri ini pun belum cukup luas .Untuk peluang pasar sendiri dapat terlihat dimana masih jarang pesaing produk sejenis sehingga usaha ini dapat bersaing dan mengutamakan kualitas serta rasa dari produk. Bahan yang digunakan pun sama sekali tidak menggunakan bahan kimia atau pengawet serta penyedap rasa instant. Oleh karena itu, diharapkan Roti ini mampu menarik minat pasar serta dapat menggugah selera bagi masyarakat yang kurang suka makan Buah Apel dan kentang menjadi suka, dengan mengkonsumsi Roti Selai Apel ini.
Kami melihat dari penjabaran Aspek-Aspek diatas bahwa Usaha ini Layak dan Menguntungkan
0 Response to "Makalah Studi Kelayakan Bisnis Usaha Kuliner"
Post a Comment
Jika Postingan ini membantu kamu, ayo tinggalkan sedikit komentar agar Admin lebih bersemangat untuk terus menyediakan tulisan-tulisan yang bermanfaat bagi orang lain :)